Berikut Ini Makna Dari Lambang Koperasi

Berikut Ini Makna Dari Lambang Koperasi

Makna lambang koperasi – lambang koperasi sebelum nya dipakai sampai tahun 2012 dan juga hendak sempat berganti bentuk menjadi lebih modern. Lambang baru koperasi ini memiliki bentuk seperti mozaik bunga yang didominasi warna hijau pupus. Meskipun tampilannya lebih kekinian, saying nya lambang berbentuk mozaik itu tidak bertahan lama.

Hingga pada tahun 2015, Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga memutuskan untuk menggunakan lambang lama nya kembali. Meskipun tampilan nya sangat berbeda, filosofi di balik makna lambang lama maupun baru sangat mewakili tujuan berdirinya koperasi di Indonesia.

Sejak tahun 1947, koperasi Indonesia mengadaptasi lambang pada Pancasila sebagai lambang mereka, yaitu pohon beringin, gerigi roda, rantai, padi kapas, timbangan, serta bintang. Hal tersebut menunjukkan bahwa lembaga keuangan ini lahir sebagai bentuk pengamalan nilai – nilai pada landasan negara Indonesia tersebut.

<<<IKUTI DEMO APLIKASI KSP+ SECARA GRATIS>>>

Makna Lambang Koperasi

makna lambang koperasi

  1. Gerigi Roda

Gerigi roda/ gigi roda.Upaya keras yang ditempuh secara terus menerus. Hanya orang yang pekerja keras yang bersama jadi calon Anggota dengan memenuhi beberapa persyaratannya.

  1. Rantai

Rantai (di sebelah kiri) Ikatan kekeluargaan, persatuan dan persahabatan yang kokoh. Bahwa anggota sebuah Koperasi adalah Pemilik Koperasi tersebut, maka semua Anggota menjadi bersahabat, bersatu dalam kekeluargaan, dan yang mengikat sesama anggota adalah hukum yang dirancang sebagai Anggaran Dasar (AD) / Anggaran Rumah Tangga (ART) Koperasi. Dengan bersama-sama bersepakat mentaati AD/ART, maka Padi dan Kapas akan mudah diperoleh.

  1. Padi dan Kapas

Seperti halnya simbol pada Pancasila, gambar padi dan kapas di sebelah kanan beringin merupakan lambang kemakmuran sesuai tujuan didirikannya koperasi, yaitu memakmurkan anggota mereka. Padi merupakan representasi dari kebutuhan pangan, sedangkan kapas adalah simbol kebutuhan dasar sandang.

baca juga : BUMN karyawan koperasi

Apabila semua anggota koperasi dapat memenuhi dua kebutuhan tersebut dengan baik, maka lembaga keuangan ini dianggap berhasil menjalankan visi misi dan mencapai tujuan utama didirikannya koperasi. Mayoritas sudah disebut Makmur – sejahtera jika cukup sandang dan pangan.

  1. Timbangan

Keadilan sosial yang merupakan sila ke-5 adalah salah satu dasar koperasi sekaligus simbol hukumnya. Inilah mengapa gambar timbangan juga digunakan sebagai logo koperasi. Timbangan merupakan simbol harapan bahwa semua anggota koperasi harus memiliki jiwa keadilan.

Atau pun dapat diartikan sebagai simbol hukum. Semua Anggota koperasi harus adil dan seimbang antara “Rantai” dan “Padi – Kapas”, antara “Kewajiban” dan “Hak”. Dan yang menyeimbangkan itu adalah Bintang dalam Perisai.

  1. Pohon Beringin

Pohon Beringin Simbol kehidupan, sebagaimana pohon dalam Gunungan wayang yang dirancang oleh Sunan Dahan pohon disebut kayu (dari bahasa Arab “Hayyu”/kehidupan). Timbangan dan Bintang dalam Perisai menjadi nilai hidup yang harus dijunjung tinggi. Harapannya, orang-orang yang bergabung dan bekerja pada sektor koperasi cukup kuat, baik soal kemampuan ekonomi, etos kerja, maupun jiwa sosial kemasyarakatan nya.

  1. Bintang Dalam Perisai

Perisai merupakan simbol bahwa Pancasila merupakan landasan idiil koperasi. Harapannya, setiap anggota koperasi mampu mengikuti nilai-nilai keyakinan dan kepercayaan (sila pertama, ketuhanan Yang Maha Esa) sesuai dengan suara hati mereka. Lambang ini juga representasi dari tubuh (perisai) serta hati (bintang).

Dan juga merupakan landasan idiil koperasi. Bahwa Anggota Koperasi yang baik adalah yang mengindahkan nilai-nilai keyakinan dan kepercayaan,yang mendengarkan suara hatinya. Perisai bisa berarti “tubuh”, dan Bintang bisa diartikan “Hati”.

  1. Tulisan “Koperasi Indonesia”

Koperasi Indonesia Koperasi yang dimaksud adalah koperasi rakyat Indonesia, bukan Koperasi negara lain. Tata-kelola dan tata-kuasa perkoperasian di luar negeri juga baik, namun sebagai Bangsa Indonesia harus punya tata – nilai sendiri. lembaga keuangan tersebut dibuat oleh, dari, dan untuk rakyat Indonesia. Tulisan tersebut juga memiliki makna lain, yaitu sebagai simbol keberadaan koperasi dalam sistem perekonomian sekaligus upaya mereka untuk menjadi salah satu penyokong sekaligus pendorong ekonomi bangsa.

  1. Background Merah Putih

Penggunaan warna bendera sebagai latar belakang logo menunjukkan semangat nasionalisme Koperasi Indonesia. Latar belakang tersebut juga merupakan gambaran kebanggaan sekaligus kecintaan anggota koperasi terhadap tanah air dan negara mereka.

  1. Mozaik Bunga (2012 – 2015)

Meskipun hanya digunakan sebentar, logo koperasi berupa mozaik bunga juga memiliki makna yang tidak kalah bagus dengan lambang pohon beringin. Pada logo yang sempat digunakan mediao 2012-2015 tersebut, terdapat gambar bunga.

baca juga : aplikasi manajemen koperasi

Bunga merupakan simbol perkembangan serta kemajuan perkoperasian Indonesia. Harapannya, Koperasi Indonesia senantiasa berkembang menjadi lebih cemerlang, inovatif, produktif, serta berorentasi pada keunggulan dan teknologi. Sedangkan pada bagian luar bunga, terdapat 4 buah persegi panjang berwarna lebih gelap.

Bentuk persegi panjang tersebut melambangkan empat tujuan utama koperasi, yaitu:

  • Sebagai sarana aspirasi rakyat
  • Sebagai salah satu roda ekonomi bersifat kerakyatan
  • Sebagai lembaga keuangan yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, kemandirian, keadilan dan demokrasi
  • Serta sebagai salah satu lembaga yang senantiasa berusaha unggul dalam persaingan global

Selain bunga dan 4 persegi panjang, logo koperasi ini juga memiliki tulisan “Koperasi Indonesia.” Seperti halnya lambang pohon beringin, tulisan tersebut merupakan identitas lembaga sekaligus simbol, bahwa lembaga keuangan ini memiliki semangat tinggi untuk memajukan perekonomian bangsa.

Manfaat Koperasi

manfaat koperasi

  1. Dapat meningkatkan kesejateraan rakyat

koperasi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini karena fungsi dari koperasi itu sendiri, yakni menyalurkan dana kredit kepada anggotanya yang membutuhkan. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan usaha yang produktif. Dengan adanya manfaat ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

  1. Dapat memberikan modal usaha

Koperasi dapat menjadi sumber modal usaha bagi para anggotanya. Jika dibandingkan dengan bank, meminjam dan mengajukan modal usaha terbilang sangat sederhana dan tidak rumit.

Koperasi simpan pinjam juga dapat memberikan modal kepada usaha yang masih terbilang baru berjalan atau mikro. Oleh karena itu, koperasi simpan pinjam sangat membantu permodalan, khususnya bagi pelaku UKM di Indonesia.

  1. Menjadi tempat penyimpanan selain bank

Selama ini kita menganggap bank adalah satu – satunya lembaga penyimpanan uang. Padahal, koperasi juga memiliki fungsi yang sama, yakni sebagai lembaga simpan pinjam. Beberapa orang menilai berkoperasi merupakan cara kuno. Namun, justru banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari berkoperasi.

<<<IKUTI DEMO APLIKASI KSP+ SECARA GRATIS>>>

Ada dua kelebihan koperasi simpan pinjam yang mungkin tidak ada di bank. Pertama adalah bunga deposito koperasi biasanya lebih tinggi daripada bank. Kelebihan kedua adalah besaran pajak bunga simpanan koperasi cenderung lebih kecil dibandingkan bank. Hal ini akan membuat koperasi simpan pinjam menjadi salah satu alternatif menarik bagi Anda untuk berinvestasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *