Beberapa Manfaat Menjadi Anggota Koperasi

Beberapa Manfaat Menjadi Anggota Koperasi

Ingin Menjadi Anggota Koperasi? Ini Dia 6 Manfaatnya.

Koperasi mungkin terdengar usang di telinga kamu. Padahal, kamu bisa mendapatkan banyak manfaat dengan menjadi anggota koperasi.

Saat ini, hingga tahun 2017 ada 152.172 unit koperasi di Indonesia. Meski demikian, perlu diakui bahwa popularitasnya kian meredup.

Terlepas dari hal itu, bukan berarti tak ada yang keuntungan yang bisa kamu raup dari lembaga keuangan yang identik dengan proklamator Muhammad Hatta itu.

Lalu, apa saja manfaat menjadi anggota koperasi? Berikut rangkumannya.

Manfaat Menjadi Anggota Koperasi Yaitu :

Beberapa Manfaat Menjadi Anggota Koperasi

1.   Alternatif tempat penyimpanan uang selain bank.

Selama ini, kamu mungkin hanya mengenal bank sebagai lembaga penyimpanan uang. Padahal, kamu juga bisa menabung melalui koperasi.

Menabung di koperasi mungkin terdengar kuno. Akan tetapi, ada banyak manfaat yang kamu dapatkan dengan menabung di koperasi.

Biasanya, koperasi memberikan bunga yang lebih tinggi dibandingkan bank kepada anggota koperasi.

Selain itu, koperasi juga dikenakan pajak yang lebih rendah. Hal ini membuat koperasi bisa menjadi pilihan alternatif untuk investasi.

2.   Kemudahan dalam meminjam uang.

Salah satu fungsi koperasi adalah memberikan pinjaman kepada anggotanya. Koperasi yang memberikan pinjaman kepada anggotanya ini disebut sebagai koperasi simpan pinjam.

Berbeda dengan bank, koperasi memberikan berbagai kemudahan bagi anggotanya untuk mendapatkan pinjaman. Kamu hanya perlu mengajukan proposal peminjaman beserta identitas diri kepada pengurus koperasi.

Proposal tersebut digunakan untuk menjelaskan tujuan penggunaan dana pinjaman, misalnya untuk modal usaha. Pengurus koperasi kemudian akan memutuskan apakah pengajuan pinjaman disetujui atau tidak.

3.   Barang yang dijual di koperasi relatif lebih murah.

Selain memfasilitasi anggota koperasi untuk menyimpan dan meminjam uang, koperasi juga menjual berbagai barang kebutuhan anggota dan masyarakat sekitar.

Umumnya, barang-barang yang dijual tersebut memiliki harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Bahkan, biasanya koperasi juga memberikan diskon khusus kepada anggota koperasi.

Membeli barang di koperasi tentunya akan membuatmu lebih berhemat. Selain itu, kamu juga akan mendapatkan keuntungan setiap tahun dari hasil penjualan barang-barang tersebut dalam bentuk sisa hasil usaha.

BACA JUGA : Contoh Jenis Pinjaman Koperasi

4.   Mendapatkan laba usaha setiap tahun.

Setiap tahunnya, setiap anggota akan menerima sisa hasil usaha (SHU).

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian, sisa hasil usaha adalah pendapatan Koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi dengan biaya, penyusutan, dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan.

Sebagai anggota koperasi, kamu berhak mendapatkan sisa hasil usaha ini. Ketentuan pembagian hasil usaha ini diatur sesuai dengan kesepakatan seluruh anggota melalui rapat anggota.

5.   Memperluas jaringan usaha.

Jika punya bisnis pribadi, menjadi anggota koperasi bisa memperluas jaringan. Artinya, peluang meningkatkan usaha lebih besar.

Jadi anggota koperasi bisa juga melebarkan jaringanmu, tapi ya kamu harus dituntut aktif.

6.   Melatih kedisiplinan dan kerja sama.

Koperasi berbeda dengan bentuk usaha lainnya, karena yang lebih diutamakan adalah kesejahteraan anggota bersama. Jadi, bukan hanya pengurusnya yang sejahtera dari koperasi.

Karena itu, diperlukan kerja sama antaranggota. Tiap anggota harus saling membantu jika ada kesulitan. Selain itu, harus dihindari sikap gak bertanggung jawab yang bisa memicu kerugian bersama, misalnya pinjam uang gak dibayar.

Siapa tahu dari jejaring anggota koperasi bisa ketemu klien baru. Tapi, hal ini menuntut keaktifan kita dalam koperasi. Bukan hanya anggota numpang nama doang.

DOWNLOAD JUGA APLIKASI KOPERASI SIMPAN PINJAM GRATIS!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

joker123