Apa Yang Di Maksud Tentang Koperasi Jasa

Apa Yang Di Maksud Tentang Koperasi Jasa

Apa Yang di maksud Koperasi jasa? yang di maksud Koperasi jasa hampir sama seperti koperasi konsumen, tetapi yang disediakan oleh koperasi ini adalah kegiatan jasa atau pelayanan bagi anggotanya. Misalnya saja, koperasi jasa angkutan atau koperasi jasa asuransi.

1.   Prinsip Koperasi

Koperasi jasa Menjalankan koperasi berbeda dengan menjalankan usaha biasa karena ada prinsip-prinsip yang harus dipenuhi. Prinsip-prinsip itu adalah:

  • Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka

Sukarela artinya anggota bergabung tanpa paksaan. Terbuka berarti siapa saja yang mampu menjalankan kewajiban sebagai anggota berhak bergabung dalam koperasi.

  • Pengawasan oleh anggota diselenggarakan secara demokrasi

Demokrasi artinya setiap anggota diperbolehkan menyampaikan pendapat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengurus maupun Pengawas tidak bisa mencabut hak-hak seorang anggota kecuali anggota tersebut mengundurkan diri dari posisinya.

  • Anggota berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi koperasi

Setiap anggota memiliki perannya sendiri-sendiri dalam koperasi, baik sebagai pengurus, pengawas maupun anggota yang berkontribusi dengan melaksanakan kegiatan usaha koperasi.

  • Pemberian balas jasa sesuai modal

Balas jasa berupa SHU diberikan kepada anggotanya secara adil. Bagi anggota yang menyertakan modal besar, maka SHU yang diterima akan besar juga. Begitu juga sebaliknya.

  • Koperasi merupakan badan usaha swadaya yang otonom dan independen

Artinya dalam menjalankan usahanya koperasi tidak dipengaruhi oleh kepentingan individu anggotanya maupun kepentingan pihak luar.

  • Koperasi menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan

Pendidikan dan pelatihan diberikan baik untuk anggota atau masyarakat umum. Pendidikan dan pelatihan untuk anggota bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka sehingga koperasi dapat beroperasi lebih baik, sedangkan pelatihan untuk masyarakat umum bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan.

  • Koperasi memperkuat gerakan dengan bekerjasama

Kerjasama dengan koperasi lain maupun dengan organisasi lain dapat dilakukan lewat jaringan kegiatan pada tingkat lokal, regional, nasional dan internasional. Tujuan dari kerja sama adalah untuk memperkuat gerakan koperasi sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar lagi bagi perekonomian nasional.

Apa Yang Di Maksud Tentang Koperasi Jasa

2.   Hak dan Kewajiban Anggota Koperasi Jasa

Saat seseorang menjadi anggota koperasi jasa, secara otomatis dia akan mendapatkan hak dan kewajiban. Hak dan kewajiban anggota koperasi diatur dalam pasal 20 UU No. 25 1992.

Kewajiban anggota koperasi adalah sebagai berikut:

  1. Mematuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta keputusan yang telah disepakati dalam rapat anggota.
  2. Berpartisipasi dalam kegiatan usaha yang diselenggarakan oleh koperasi.
  3. Mengembangkan dan memilihara kebersamaan atas dasar asas kekeluargaan.

hak anggota koperasi adalah sebagai berikut :

  1. Menghadiri, menyatakan pendapat, dan memberikan suara dalam rapat anggota.
  2. Memilih atau dipilih menjadi anggota pengurus atau pengawas .
  3. Meminta diadakan rapat anggota menurut ketentuan dalam Anggaran Dasar (AD) .
  4. Mengemukakan pendapat atau saran kepada pengurus di luar rapat anggota, baik diminta maupun tidak diminta.
  5. Menerima manfaat koperasi dan mendapat pelayanan.

BACA JUGA : Mengenal ATM Lebih Dekat

Kegiatan Yang Di Lakukan Oleh Koperasi Jasa

Koperasi ini melakukan berbagai macam kegiatan usaha dengan memberikan bentuk bentuk pelayanan dan jasa pada anggotanya secara khusus dan pada masyarakat umum. Contoh koperasi jasa adalah koperasi simpan pinjam.

Berdasarkan tingkat dan luas daerah kerja koperasi, dibedakan menjadi :

  1. Koperasi primer dimana beranggotakan minimal 20 orang.
  2. Koperasi sekunder. Koperasi ini tersusun dari beberapa badan koeprasi dan mencakup daerah kerja yang lebih luas dibandingkan koperasi sebelumnya. Koperasi ini dapat dibagi lagi menjadi :
    • Koperasi pusat dengan anggota minimal 5 koperasi primer.
    • Gabungan koperasi dengan anggota minimal 3 koperasi pusat.
    • Induk koperasi dengan anggota minimal 3 gabungan koperasi.

Sedangkan berdasarkan status keanggotaannya, koperasi dibagi menjadi :

  1. Koperasi produsen yang anggotanya adalah produsen barang dan/atau jasa dan mempunyai rumah tangga usaha sendiri, serta
  2. Koperasi konsumen yang anggotanya adalah para konsumen pemakai barang dan/atau jasa yang ditawarkan oleh pemasok.

DOWNLOAD JUGA APLIKASI KOPERASI SIMPAN PINJAM!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

joker123